Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Umum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Januari 2015

Perbedaan Waktu Indonesia Dengan Negara Lain

Bagi anda yang sering bepergian ke luar negeri atau anda mempunyai keluarga dan sahabat disana tentunya anda memerlukan panduan waktu dunia untuk mengetahui waktu setempat. Berikut ini adalah perbedaan waktu indonesia dan negara lain di dunia. Anda tinggal menambahkan atau mengurangi waktu Indonesia bagian barat dengan variabel waktu negara yang dituju.
Check It Out !!
Gunakan waktumu sebaik-baiknya..
Perbedaan waktu Indonesia dan negara Asia
Afghanistan -02.30, Bangladesh -01.00, Bhutan -01.00, Brunei Darussalam +01.00, Cina +01.00, Filipina +01.00, Hong Kong +01.00, India -01.30, Jepang +02.00, Kamboja +00.00, Korea Selatan +02.00, Korea Utara +02.00, Laos +00.00, Laut Cina Selatan +01.00, Makau +01.00, Maladewa -02.00, Malaysia +01.00, Mongolia +01.00, Myanmar -00.30, Nepal -01.15, Pakistan -02.00, Principality of New Pacific +01.00, Singapura +01.00, Sri Lanka -01.30, Taiwan +01.00, Thailand +00.00, Timor Leste +02.00, Vietnam +00.00.

Perbedaan waktu Indonesia dan negara Eropa
Albania -05.00, Austria -05.00, Belanda -05.00, Belgia -05.00, Bosnia-Hercegovina -05.00, Britania Raya -06.00, Bulgaria -04.00, Denmark -05.00, Finlandia -04.00, Hongaria -05.00, Irlandia -06.00, Islandia -07.00, Italia -05.00, Jerman -05.00, Kroasia -05.00, Luksemburg -05.00, Malta -05.00, Monako -05.00, Norwegia -05.00, Perancis -05.00, Polandia -05.00, Portugal -06.00, Republik Ceko -05.00, Rumania -04.00, Serbia -05.00, Slovenia -05.00, Slowakia -05.00, Spanyol -05.00, Swedia -05.00, Swiss -05.00, Vatikan -05.00, Yunani -04.00.

Perbedaan waktu Indonesia dan negara Afrika
Afrika Selatan -05.00, Aljazair -06.00, Angola, Burundi, Etiopia, Gabon, Gambia, Ghana, Jibuti, Kamerun, Kenya, Komoro, Liberia, Libya, Madagaskar, Malawi, Mali, Maroko, Mesir -05.00, Mozambik, Nigeria, Pantai Gading, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Rwanda, Sahara Barat, Senegal, Somalia, Sudan, Swaziland, Tanzania, Togo, Tunisia, Uganda, Zambia, Zimbabwe -05.00.

Perbedaan waktu Indonesia dan negara Amerika
Belize -13.00, El Salvador -13.00, Honduras -13.00, Kosta Rika -13.00, Nikaragua -13.00, Panama -12.00, Argentina -10.00, Bolivia -11.00, Brasil -10.00, Chili -10.00, Ekuador -12.00, Guyana Perancis -10.00, Kolombia -12.00, Paraguay -10.00, Peru -12.00, Suriname -10.00, Uruguay -09.00, Venezuela -11.30, Amerika Serikat -11.00, Bermuda -10.00, Kanada -12.00, Meksiko -12.00.

Perbedaan waktu Indonesia dan negara Timur Tengah
Arab Saudi -04.00, Bahrain -04.00, Irak -04.00, Iran -03.30, Israel -05.00, Kuwait -04.00, Lebanon -04.00, Oman -03.00, Palestina -04.00, Qatar -04.00, Suriah -04.00, Uni Emirat Arab -03.00, Yaman -04.00, Yordania -04.00.

Minggu, 04 Januari 2015

Mengapa Rel Kereta Api Banyak Batu Kerikil?

Rel Kereta Api
Hampir di sepanjang rel kereta api biasanya terdapat batu kerikil yang terletak di bawah dan pada samping kanan dan kiri rel kereta api. Mengapa sengaja ditaruh dan apa fungsinya?

1. Fungsi batu kerikil pada rel kereta api adalah sebagai bantalan pemberat. Dengan adanya lapisan batu kerikil ini rel dapat tetap berdiri dengan stabil. Sehingga kereta api yang berjalan di atasnya pun dapat berjalan dengan baik.

2. Batu kerikil ini juga berfungsi untuk menyerap getaran (shock absorber) yang terjadi ketika kereta api tengah lewat. Sehingga goncangan yang terjadi ketika kereta api melintas dapat dikurangi. Dan rel kereta api pun tidak cepat rusak dan dapat digunakan untuk waktu yang lama.

3. Fungsi berikutnya yaitu untuk menahan dan memperlancar aliran air di saat hujan. Fungsi ini berperan untuk mencegah terjadinya pengikisan tanah atau erosi pada tanah di sekitar rel kereta api.

4. Dan yang terakhir, batu kerikil juga berfungsi untuk menghambat tumbuhnya rerumputan di sekitar rel. Tumbuhnya rerumputan di sekitar rel dapat dapat secara langsung maupun tidak langsung menyebabkan penggemburan tanah di bawahnya. Hal ini tentunya dapat membahayakan karena jika tanah di bawah rel tidak stabil maka akan dapat membahayakan perjalanan kereta api.

Memang, ada posisi-posisi tertentu tidak perlu batu kerikil, seperti rel kereta api yang terdapat di atas jembatan atau jalan raya. Hal ini terjadi karena semua fungsi dari batu kerikil tadi sudah diambil alih fungsinya oleh mekanisme lain.Jembatan sudah dirancang khusus sedemikian rupa supaya dapat menahan getaran yang akan terjadi yang dihasilkan ketika kereta melintas.

Demikian pun dengan rel kereta yang terdapat pada jalan raya, jalan aspal telah menggantikan peranan batu kerikil dengan baik. Sehingga pada tempat-tempat tersebut, tidak diperlukan lagi batu kerikil untuk diletakkan di bawah rel kereta api.
 
SUMBER